Himbauan
______________________________ ______________________________
Saat mejelang detik-detik Menggelar Keputusan MK terhadap Terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati Kab. Dogiyai bahwa Saya berharap, Siapa pun yang terpilih sebagai kepala daerah (KDh) hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) pada periode 2012-2017 ( 5 tahu kedepan) dalam putusan MK pd tgl 29 mei 2012 pukul 14.000, sebagai warga Dogiyai kita harus terima dengan lapang dada dan terbuka dengan hati yang dingin sebab ini merupakan rencana Tuhan melalui suarha demokrasi Rakyat. Dan dihimbau kepada seluruh masyarakat dogiyai terhadap semua pendukung kubuh kandidat manapun, perlunya reaktivasi dalam mencipatakan integritas antar sesama demi mengefektifkan dan melancarkan pembangunan kedepannya menjadi dou ena dan kedepanya terbuka dalam segala aspek pembangunannya.
Kita sebagai waraga Dogiyai dan pada umumnya orang Meuwodide yang memiliki sifat integritas kekelurgaan yang sangat tinggih dan jelas dalam kelangsungan hidup sehari-harinya, mampu mempersatukan semua elemen2 yang ada di Dogiyai untuk membangun Dogiyai kedepannya menjadi terbuka dalam pelaksanaan pemerintahan yang menitikberatkan dalam aspek pembangunan. Karena tanpa konsistensi kesatuan dan keinginan yang sama antara golongan elit, intelektual, mahasiswa sebagai generasi penerus, pemerintah, serta masyarakat publik pembangunan tidak akan terlaksana sesuai harapannya publik.
Dalam pembangunan suatu daerah dibutuhkan terintegrasi antara semua komponen baik pemerintah, golongan elit politik, intelektual serta masyarakat dalam membangun dan menata suatu daerah agar pembangunan terarah dan terencana sesuai harapan kita bersama.
Rangkullah semua komponen dan gunakan semua potensi yang ada di alam hijau yang tercinta Dogiyai. Karena untuk membangun Dogiya ke depan tentu butuh kebersamaan dengan semangat gotong royong. Kalau kita masih berjalan sendiri-sendiri( sikap ambisius), siapapun dia yang terpilih tidak akan mampu membangun Dogiyai (Negeri Dogiyai) ini.
Kita perlu mendalami bahwa, penyimpangan masalah dendaman pilkada tidak akan menjamin keberhasilan dalam suatu pembangunan kedepan dalam segala actor yang menjadi kewenangan setiap manusia. Tanpa masyarakat publik pembanguan tidak akan berjalan dengan baik begitupun sebaliknya tanpa pemerintah pembangunan tidak akan berjalan dengan baik namun yang perlu di butuhkan”gotong royong/ bekerja sama ” antar sesama dalam membangun sebuah daerah menjadi harapan yang pasti pada esok harinya dimata publik.
Saya berharap semua pihak menjaga dan memelihara perdamaian yang telah dicapai dan dinikmati rakyat Dogiyai saat ini setelah mendengar keputusan MK sebentar lagi.
Mari kita buka mata hati untuk melihat, betapa bahagianya rakyat Dogiyai setelah menggelar keputusan Mknya bergulir sebentar lg yang saat ini kita tunngu keputusannya sampai berapa kali keputusannya di tunda-tuda.
.
Jadi siapapun yang terpilih Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Dogiyai lima tahun mendatang melalui keputusan MK yang akan menggelar sebentar lg, itulah yang suarah Tuhan melalui suarah demokrasi Rakyat Dogiyai dan kita jangan membentuk Kubuh2 setelahnya menggelar keputusan MK menghasilkan kondisi yang tidak sportif dalam arena permainan politik yang ujung-ujungnya merugikan rakyat menjadi terbawah arus kekonflikan dan terpecah-belah lagi dalam integritas kita Orang Meeuwodide yang lebih khusuunya kita orang Dogiyai.
Enaimo boda wagimakai menuju esok yang cerah dan harapan publik akan terwujuk ketika kita bergotong royong dalam menata dan membangun suatu daerah dalam segala aspek pembangunan.
Koyaooo.
Kita sebagai waraga Dogiyai dan pada umumnya orang Meuwodide yang memiliki sifat integritas kekelurgaan yang sangat tinggih dan jelas dalam kelangsungan hidup sehari-harinya, mampu mempersatukan semua elemen2 yang ada di Dogiyai untuk membangun Dogiyai kedepannya menjadi terbuka dalam pelaksanaan pemerintahan yang menitikberatkan dalam aspek pembangunan. Karena tanpa konsistensi kesatuan dan keinginan yang sama antara golongan elit, intelektual, mahasiswa sebagai generasi penerus, pemerintah, serta masyarakat publik pembangunan tidak akan terlaksana sesuai harapannya publik.
Dalam pembangunan suatu daerah dibutuhkan terintegrasi antara semua komponen baik pemerintah, golongan elit politik, intelektual serta masyarakat dalam membangun dan menata suatu daerah agar pembangunan terarah dan terencana sesuai harapan kita bersama.
Rangkullah semua komponen dan gunakan semua potensi yang ada di alam hijau yang tercinta Dogiyai. Karena untuk membangun Dogiya ke depan tentu butuh kebersamaan dengan semangat gotong royong. Kalau kita masih berjalan sendiri-sendiri( sikap ambisius), siapapun dia yang terpilih tidak akan mampu membangun Dogiyai (Negeri Dogiyai) ini.
Kita perlu mendalami bahwa, penyimpangan masalah dendaman pilkada tidak akan menjamin keberhasilan dalam suatu pembangunan kedepan dalam segala actor yang menjadi kewenangan setiap manusia. Tanpa masyarakat publik pembanguan tidak akan berjalan dengan baik begitupun sebaliknya tanpa pemerintah pembangunan tidak akan berjalan dengan baik namun yang perlu di butuhkan”gotong royong/ bekerja sama ” antar sesama dalam membangun sebuah daerah menjadi harapan yang pasti pada esok harinya dimata publik.
Saya berharap semua pihak menjaga dan memelihara perdamaian yang telah dicapai dan dinikmati rakyat Dogiyai saat ini setelah mendengar keputusan MK sebentar lagi.
Mari kita buka mata hati untuk melihat, betapa bahagianya rakyat Dogiyai setelah menggelar keputusan Mknya bergulir sebentar lg yang saat ini kita tunngu keputusannya sampai berapa kali keputusannya di tunda-tuda.
.
Jadi siapapun yang terpilih Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Dogiyai lima tahun mendatang melalui keputusan MK yang akan menggelar sebentar lg, itulah yang suarah Tuhan melalui suarah demokrasi Rakyat Dogiyai dan kita jangan membentuk Kubuh2 setelahnya menggelar keputusan MK menghasilkan kondisi yang tidak sportif dalam arena permainan politik yang ujung-ujungnya merugikan rakyat menjadi terbawah arus kekonflikan dan terpecah-belah lagi dalam integritas kita Orang Meeuwodide yang lebih khusuunya kita orang Dogiyai.
Enaimo boda wagimakai menuju esok yang cerah dan harapan publik akan terwujuk ketika kita bergotong royong dalam menata dan membangun suatu daerah dalam segala aspek pembangunan.
Koyaooo.
Melawan Diri Sendiri
Kemenangan sejati bukanlah kemenangan ketergantungan orang lain. Namun, kemenangan pad aindividu kita masing-masing. Berpacu di jalur keberhasilan diri adalah pertandingan untuk mengalahkan rasa ketakutan, keengganan, keangkuhan dan semua beban yang menghambat kita dr awal start.
Jerih payah untuk mengalahkan orang lain sama sekali tak berguna. Motivasi tak semestinya lahir dari rasa iri, dengki maupun dendam. Keberhasilan memberikan kebahagiaan yg sejati, yg tak mungkin diraih lewat hati yg tak ternoda.
Keinginan yg tinggi untuk mengalahkan orang lain adalah awal dari kekalahan diri sendiri.
Kemenangan sejati bukanlah kemenangan ketergantungan orang lain. Namun, kemenangan pad aindividu kita masing-masing. Berpacu di jalur keberhasilan diri adalah pertandingan untuk mengalahkan rasa ketakutan, keengganan, keangkuhan dan semua beban yang menghambat kita dr awal start.
Jerih payah untuk mengalahkan orang lain sama sekali tak berguna. Motivasi tak semestinya lahir dari rasa iri, dengki maupun dendam. Keberhasilan memberikan kebahagiaan yg sejati, yg tak mungkin diraih lewat hati yg tak ternoda.
Keinginan yg tinggi untuk mengalahkan orang lain adalah awal dari kekalahan diri sendiri.
Pada urgensinya. pendidikan bukanlah
tempat yang murni dari permasalahan, masih banyak faktor memacu yang membuat
lingkungan sekolah tidak aman. Bukan saja karena eksistensi serta formalitiaas
yang tidak memadai namun yang paling dominan adalah faktor individual yang
ditimbulkan oleh perbuatan siswa itu sendiri, sehingga lembaga-lembaga
pendidikan yang dipercaya dapat mendidik siswa menjadi pihak utama yang harus
bertanggung jawab atas kenakalan-kenakalan yang dilakukan baik yang disengaja
maupun tidak. Adapun beberapa hal yang mempengaruhi proses belajar siswa:
a.
Faktor keluarga
Sudah sewajarnya bahwa keluarga terutama orang tua
memelihara dan mendidik anak-anaknya dengan rasa kasih sayang, perasaan
kewajiban dan tanggung jawab yang ada pada orang tua untuk mendidik
anak-anaknya timbul dengan sendirinya secara alami tidak karena dipaksa atau
dibuat-buat, begitu juga kasih sayang yang diberikan pada anaknya harus tulus
dan ikhlas, namun suatu hal yang mengenal pikiran seiring dengan perkembangan
zaman, banyak orang tua yang melupakan tanggung jawabnya, tujuan utama mereka
bukan ingin mendidik anaknya menjadi orang sukses, tetapi lebih mementingkan
charier demi kemashurannya dirinya, tidak ada perasaan saling menghargai antara
suami istri, kehidupan rumah tangga hanyalah simbolis sehingga kebiasaan buruk
yang sering kali terjadi terulang adalah pertengkaran, dari hal inilah yang
sangat mempengaruhi mental anak, seharusnya yang diembannya sebagai siswa
menjadi tempat pengembangan dirinya dengan dukungan keluarga menjadi terbalik
justru yang dicatat adalah ketidakwenangan, konsentrasi belajar buyer, hidupnya
berantakan, itu semua muncul pengaruhnya dari keadaan keluarga yang tidak
harmonis dan tenteram sehingga anak kekurangan kasih sayang dan perhatian dari
orang tua karena anak butuh dukungan dalam belajar. setidaknya ketika dalam belajar
ada orang tua disampingnya dengan serta menemani dan membimbing sehingga
hasilnya dapat dirasakan jika anak mendapatkan perhatian penuh dari orang tua.
b.
Faktor lingkungan
Kehidupan masyarakat juga berpengaruh pada konsentrasi
belajar anak, karena kondisi yang tidak memungkinkan dapat memperburuk keadaan
terutama bagi anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah. Kehidupan sosial
merupakan kebutuhan utama masyarakat untuk saling berinteraksi, saling menghargai
dan menyayangi dan untuk mengenal sosial, namun kehidupan tidak akan selamanya
melahirkan dampak positif pasti ada sisi negatif yang tidak dapat kita pungkiri
terutama bagi siswa/pelajar yang masih mengenyam dibangku pendidikan sekolah. Jika
faktor lingkungannya bagus dan masih menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan,
maka keberadaan status sebagai siswa dapat dihargai dan mendapat dukungan penuh
juga memiliki banyak kesempatan untuk mengaplikasikan kemampuan serta kelebihan
yang dimiliki siswa lebih tenang untuk belajar, karena tidak ada
pengaruh-pengaruh lingkungan negatif. Sebaliknya jika lingkungan rusak maka ini
menjadi suatu kekhawatiran siswa sehingga siswa tidak bisa menjalankan
rutinitas belajarnya dengan tenang, setiap saat ada masalah yang ditimbulkan dari
masyarakat yang tidak senang yang berusaha memprofokatori siswa agar terjerumus
kedalam lingkungan yang tidak sehat. Faktor lingkungan ini begitu besar
pengaruhnya yang dapat menimbulkan kesenjangan status sosial.
c.
Pergaulan Remaja
Sebagai manusia remaja mempunyai berbagai macam kebutuhan
yang menuntut untuk dipenuhi dan merupakan pola sumber dari pada timbulnya
berbagai masalah didalam dirinya terutama dalam rangka penyesuaian diri
terhadap lingkungannya. Remaja tidak akan pernah bisa menghindari dengan yang
namanya pergaulan bebas apalagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah.
Interaksi sosial yang begitupun kental sesama siswa menimbulkan satu ikatan
yang tidak dapat dipisahkan bagi persahabatan apapun dilakukan walaupun harus
mengorbankan harga dirinya. Hal ini cenderung dilakukan karena ada sesuatu yang
mendorong dan akhirnya berdampak negatif, jika siswa sudah terjerumus kedalam
pergaulan bebas, maka sekolah nya akan berantakan, konsentrasi belajar tidak
konsisten, cenderung melakukan hal-hal yang membuat dirinya senang, otomatis
bangku sekolah bukanlah sesuatu yang menyenangkan lagi hanya dijadikan sebagai
retinitis setiap hari, siswa lebih suka berhura-hura demi memuaskan diri tetapi
merugikan dalam proses belajar serta hanya menuruti keinginan hawa nafsunya.
Faktor-faktor tersebut di atas yang sangat dominan menjadi
salah satu pemicu yang sangat berpengaruh pada psikis anak dalam mengenal dunia
pendidikan.
by. Dogomo Ipouga
by. Dogomo Ipouga
Suasana dan kiprah politik menjelang Pilkada Kab Dogiyai, mulai
menampakan aktivitasnya. Berbagai upaya promosi dan tali persahabatan
semakin gencar dilaksanakan.
Lobi-lobi politik aktif
dijalankan. Keaktifan politik menjalan pilkada Dogiyai bisa mengarah
pada nuansa kekerasan seperti trik-trik saling menjatuhkan, mencari
serta mengusut-usut kesalahan, saling jegal dan rebutan simpati. Hal
ini bila tidak diantisipasi sejak dini, maka bisa mengarahkan pada
perilaku kekerasan politik.
Kekerasan politik meski dalam
bentuknya yang paling sederhana jika punya relasi erat dengan orientasi
kelompok elit politik untuk memenuhi kepentingan. Upaya pemenuhan
ambisi dapat saja menghalalkan segala cara berlabelkan “demi
masyarakat”. Kekerasan politik menjelang Pilkada Dogiyai bisa
dilatarbelakangi oleh kiprah pelaku politik yang melihat kekuasaan
sebagai segala-galanya. Karena kekuasaan yang diselimuti orientasi
“mengabdi untuk masyarakat Dogiyai” sering membenarkan segala cara
meski haram.
Maka menjelan rekapan suara Demokrasi dari
pemilihanpun, dituntut politisi yang berwatak, berkepribadian yang
netral dan adil, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia dari
semua massa pendukung masing-masing kandidat, demi kedepannya Dogiyai
Dou Ena menjadi dasar pembangunan di segala bidang. Politisi yang
berkiprah tanpa didominasi insting kekuasaan dan kekerasan atau Aktif
Tanpa Kekerasan dari kubu pendukung kandidat manapun. Aktif Tanpa
Kekerasan adalah suatu daya kesadaran personal politisi, sikap hidup
sekaligus sistem perubahan atas dasar kebenaran dan keadilan dalam
pilkada Dogiyai yang sedang dan akan di aplikasikan oleh instansi yang
terkait ( KPU). Kesadaran ini berorientasi untuk menciptakan
perdamaaian, keadilan dan keutuhan serta menjaga nama baik Dogiyai
secara publik dari hal yang tidak diinginkan terhadap rakyat sipil
serta Dogiyai pada umumnya.
Dan pada prinsip dasarnya
menghormati kehidupan sebagai prinsip mutlak dan menjaga solidaritas
sesama manusia. Inilah salah satu solusi alternatif berkiprah secara
baru, Aktif Tanpa Kekerasan. Politik bersifat aktif artinya agresif
terhadap ketidakadilan, kesewenangan, penindasan serta kreatif menggali
dan menemukan solusi pembebasan. Karena orientasi politik adalah
kesejahteraan dan kebahagiaan manusia. Aktivitas politik yang murni
adalah usaha menciptakan rasa aman, damai dan bahagia. Keaktifan
seorang politisi harus dilandasi bisikan nurani akan tingginya martabat
manusia. Kesadaran ini harus dibangun sebagai suatu sikap hidup, suatu
persiapan mental untuk berkiprah tanpa kekerasan.
Orientasi
perjuangan politisi mesti berpijak di atas solidaritas dan keprihatinan
akan nasib kaum tertindas, masyarakat umum. Berpolitik berarti hidup
bersama dengan dan melibatkan diri dalam harapan, dukacita,
kegembiraan dan kepedihan kaum yang terpuruk kemanusiaannya. Politisi
yang mengambil sikap solider dengan dan bersama orang tertindas,kaum
miskin ( masyarakat sipil)
Dari mulut politisi tersalur
jeritan kaum tak bersuara. Kalau demikian yang terjadi, maka kekuasaan
sebagai amanah yang diberikan akan menjadi kesempatan untuk melayani
sesama bukan sebaliknya menindas sesama dalam nuansa kekerasan. Sampai
di sini menjadi jelas, berpolitik mengemban sebuah misi kemanusiaan,
memanusiakan manusia bukannya merendahkan martabat manusia termasuk
lawan politik oleh dorongan naluri kekuasaan belaka.
Aktivitas
politik adalah aktivitas kemanusiaan, Aktif Tanpa Kekerasan. Aktif
tanpa kekerasan merupakan suatu etika berpolitik dan menjadikan seorang
politisi sebagai politikus sejati.
Para kandidat dan
pendukung parpol pengusung harus mampu menyodorkan ide-ide yang
realistis, tepat sasaran dan kontekstual sesuai dengan harapan
masyarakat dalam pelaksanaan pilkada dogiyai yang sedang berlangsung
ini. Karena itu, diharapkan,sejak dini, segala aktivitas tahapan
pemilukada perlu dilakukan dengan Aktif Tanpa Kekerasan sebab suara
adalah suarah demokrasi demi mengejar motto dogiyai “Dogiyai Dou Ena
menjadi landasan utama bagi kedepannya.
by, Dgm Ipouga
Ya Allah,
Aku sedang kuliah.
Karuniakanlah aku kecerdasan,
doronglah aku rajin, tekun,
dan bahkan gemar belajar.
Namun bentuklah aku
menjadi manusia jujur,
adil, rendah hati juga sabar.
Ya Allah tolonglah aku
merumuskan prioritas-prioritas hidup
mengutamakan kewajiban dan janji
menyelesaikan kuliah sebaik-baiknya
sesuai kondisi saat ini.
Ajarlah aku beriman dan rasional
tidak memboroskan waktu, uang dan enerji
untuk hal-hal semu dan sensasional.
tidak gampang ditipu oleh kabar dan cerita tidak benar,
namun selalu penuh dengan cita-cita luhur dan mulia,
bersama Yesus merayakan cinta dan kehidupan
menyumbang bagi peradaban dunia.
AMIN.

Aku sedang kuliah.
Karuniakanlah aku kecerdasan,
doronglah aku rajin, tekun,
dan bahkan gemar belajar.
Namun bentuklah aku
menjadi manusia jujur,
adil, rendah hati juga sabar.
Ya Allah tolonglah aku
merumuskan prioritas-prioritas hidup
mengutamakan kewajiban dan janji
menyelesaikan kuliah sebaik-baiknya
sesuai kondisi saat ini.
Ajarlah aku beriman dan rasional
tidak memboroskan waktu, uang dan enerji
untuk hal-hal semu dan sensasional.
tidak gampang ditipu oleh kabar dan cerita tidak benar,
namun selalu penuh dengan cita-cita luhur dan mulia,
bersama Yesus merayakan cinta dan kehidupan
menyumbang bagi peradaban dunia.
AMIN.

