Apa yang ada pada semut memang luar biasa. Karakter yang dimiliki semut dapat
dipandang sebagai filsafat hidup. Berikut karakter mereka yang luar biasa ini.
1. Semut selalu bekerja sama.
Coba anda perhatikan cara kerja semut, mulai mengangkat sebutir nasi hingga memakannya.Mereka selalu bekerja sama.Sebutir nasi yang cukup berat bagi semut,diangkat beramai-ramai ketempat mereka.Begitu seterusnya hingga butiran nasi yang mereka angkut mencukupi kebutuhan mereka.Kemudian mereka akan menyantapnya pula bersama-sama.
2. Semut saling peduli
Kebiasaan semut yang saling bersentuhan mungkin dalam bahasa manusia tegur,salam dan sapa) jika bertemu menandakan semut memiliki kepedulian dan keakraban yang tinggi.Alangkah indahnya jika setiap manusia meneladani kebiasaan mereka,tentu dunia akan diliputi kedamaian,cinta kasih dan peduli terhadap mereka yang membutuhkan perhatian.
3. Semut tidak pernah menyerah
Jika anda menghalang-halangi dan berusaha menghentikan langkah semut,mereka selalu akan mencari jalan lain.Mereka akan memanjat, menerobos kebawah atau mengelilinginya. mereka terus mencari jalan keluar. Bagi kita tentunya menjadi penyemangat agar kita tidak mudah putus asa dan selalu berusaha pantang menyerah untuk mewujudkan semua mimpi kita.
4. Semut menganggap semua musim panas sebagai musim dingin
Ini adalah cara pandang yang penting. Semut-semut mengumpulkan makanan musim dingin mereka pada pertengahan musim panas , Sebab penting bagi kita untuk berfikir realistis. Pada musim panas anda harus memikirkan halilintar. Anda seharusnya memikirkan badai sewaktu anda menikmati pasir dan sinar matahari. Berfikirlah kedepan, seperti halnya “sedia payung sebelum hujan”.
Banyak pelajaran yang bisa kita dapat dari sekitar kita,. Semoga pelajaran dari semut tersebut dapat menjadikan kita jauh lebih bijak lagi.
1. Semut selalu bekerja sama.
Coba anda perhatikan cara kerja semut, mulai mengangkat sebutir nasi hingga memakannya.Mereka selalu bekerja sama.Sebutir nasi yang cukup berat bagi semut,diangkat beramai-ramai ketempat mereka.Begitu seterusnya hingga butiran nasi yang mereka angkut mencukupi kebutuhan mereka.Kemudian mereka akan menyantapnya pula bersama-sama.
2. Semut saling peduli
Kebiasaan semut yang saling bersentuhan mungkin dalam bahasa manusia tegur,salam dan sapa) jika bertemu menandakan semut memiliki kepedulian dan keakraban yang tinggi.Alangkah indahnya jika setiap manusia meneladani kebiasaan mereka,tentu dunia akan diliputi kedamaian,cinta kasih dan peduli terhadap mereka yang membutuhkan perhatian.
3. Semut tidak pernah menyerah
Jika anda menghalang-halangi dan berusaha menghentikan langkah semut,mereka selalu akan mencari jalan lain.Mereka akan memanjat, menerobos kebawah atau mengelilinginya. mereka terus mencari jalan keluar. Bagi kita tentunya menjadi penyemangat agar kita tidak mudah putus asa dan selalu berusaha pantang menyerah untuk mewujudkan semua mimpi kita.
4. Semut menganggap semua musim panas sebagai musim dingin
Ini adalah cara pandang yang penting. Semut-semut mengumpulkan makanan musim dingin mereka pada pertengahan musim panas , Sebab penting bagi kita untuk berfikir realistis. Pada musim panas anda harus memikirkan halilintar. Anda seharusnya memikirkan badai sewaktu anda menikmati pasir dan sinar matahari. Berfikirlah kedepan, seperti halnya “sedia payung sebelum hujan”.
Banyak pelajaran yang bisa kita dapat dari sekitar kita,. Semoga pelajaran dari semut tersebut dapat menjadikan kita jauh lebih bijak lagi.
Pada dasarnya kita terlahir sebagai seorang pemimpin. Namun terkadang
kita tidak sadar dan tidak tahu bahwa sebenarnya kita memiliki potensi
untuk menjadi seorang pemimpin. Dan alangkah lebih baik kita bisa
mengetahui potensi tersebut. Karena potensi tersebut bisa di asah dan
ditingkatkan. Atau justru bisa juga potensi itu akan menurun dan hilang.
Lalu bagaimana cara kita agar tahu apakan kita memilki ciri- ciri/
potensi seorang pemimpin ?. Untuk itu Cobalah simak ciri-ciri pemimpin
luar biasa berikut ini, siapa tau itu ada pada diri anda:
Ciri – Ciri Seorang Pemimpin :
1. Bertanggung Jawab
Biasanya seorang pemimpin memiliki rasa tanggung jawab yang besar di dalam dirinya. Karena dia merasa bahwa apa yang telah diamanahkan kepadanya adalah sebuah tanggung jawab yang harus di dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Dan ia akan merasa bersalah jika amanah tersebut di tak dilaksanalkan.
2. Optimisme
Seorang pemimpin akan memandang masa depan adalah suatu kebaikan bagi dirinya dan orang lain. Dan ia yakin bahwa masa depan jauh akan lebih baik. Orang yang memiliki sifat optimisme akan sangat mempengaruhi lingkungannya. Dan bisa mengajak lingkungannya. Sebab orang-orang akan mau mengikuti seseorang yang bisa melihat masa depan dan memberitahukan pada mereka bahwa di depan sana terbentang tempat yang lebih baik dan mereka dapat mencapai tempat itu.
3. Integritas
Integritas adalah melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang Anda katakan dengan Anda lakukan. Jadi Integritas bukan omong kosong atau Bukan Bualan. Integritas membuat Anda dapat dipercaya. Integritas membuat orang lain mengandalkan Anda. Integritas adalah penepatan janji-janji Anda. Satu hal yang membuat sebagian besar orang enggan mengikuti Anda adalah bila mereka tak sepenuhnya merasa yakin bahwa Anda akan membawa mereka kepada tujuan yang Anda janjikan.
4. Menyukai perubahan
Pemimpin adalah mereka yang melihat adanya kebutuhan akan perubahan, bahkan mereka bersedia untuk memicu perubahan itu. Sedangkan pengikut lebih suka untuk tinggal di tempat mereka sendiri. Pemimpin melihat adanya kebaikan di balik perubahan dan mengkomunikasikannya dengan para pengikut mereka. Jika Anda tidak berubah, Anda takkan berkembang. Itulah pola pikir seorang pemimpin yang menyukai perubahan.
5. Ulet dan pantang Menyerah
Kecenderungan dari pengikut adalah mereka menyerah saat sesuatunya menjadi sulit. Ketika mereka mencoba untuk yang ke dua atau ke tiga kalinya dan gagal, mereka lalu mencanangkan motto, “Jika Anda gagal di langkah pertama, menyerahlah dan lakukan sesuatu yang lain.” Jelas saja mereka melakukan itu, karena mereka bukan pemimpin. Para pemimpin itu tahu apa yang ada di balik tembok batu, dan mereka akan selalu berusaha menggapainya. Lalu mereka mengajak orang lain untuk terus berusaha. Dan jelas seorang tidak akan menyerah begitu saja. Ia tidak gentar dengan apa yang ia hadapi.
6. Berani menghadapi resiko
Kebanyakan orang menghindari resiko. Padahal, kapan pun kita mencoba sesuatu yang baru, kita harus siap menghadapi resiko dan tidak takut gagal. Keberanian untuk mengambil resiko adalah bagian dari pertumbuhan yang teramat penting. Para pemimpin menghitung resiko dan keuntungan yang ada di balik resiko. Sifat berani tersebut membuat ia selalu memanadang setiap kejadian adalah peluang dan kesempatan.
7. Berdedikasi dan komit
Para pengikut menginginkan seseorang yang lebih mencurahkan perhatian dan komitmen ketimbang diri mereka sendiri. Pengikut akan mengikuti pemimpin yang senantiasa bekerja dan berdedikasi karena mereka melihat betapa pentingnya pencapaian tugas-tugas dan tujuan.
Bagaimana ? dari ciri – ciri di atas, apakah salah satunya ada pada diri anda ? jika Anda seorang pemimpin dan belum memiliki ciri-ciri tersebut, tak ada salahnya perbaruilah diri Anda dengan pedoman tersebut.
Ciri – Ciri Seorang Pemimpin :
1. Bertanggung Jawab
Biasanya seorang pemimpin memiliki rasa tanggung jawab yang besar di dalam dirinya. Karena dia merasa bahwa apa yang telah diamanahkan kepadanya adalah sebuah tanggung jawab yang harus di dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Dan ia akan merasa bersalah jika amanah tersebut di tak dilaksanalkan.
2. Optimisme
Seorang pemimpin akan memandang masa depan adalah suatu kebaikan bagi dirinya dan orang lain. Dan ia yakin bahwa masa depan jauh akan lebih baik. Orang yang memiliki sifat optimisme akan sangat mempengaruhi lingkungannya. Dan bisa mengajak lingkungannya. Sebab orang-orang akan mau mengikuti seseorang yang bisa melihat masa depan dan memberitahukan pada mereka bahwa di depan sana terbentang tempat yang lebih baik dan mereka dapat mencapai tempat itu.
3. Integritas
Integritas adalah melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang Anda katakan dengan Anda lakukan. Jadi Integritas bukan omong kosong atau Bukan Bualan. Integritas membuat Anda dapat dipercaya. Integritas membuat orang lain mengandalkan Anda. Integritas adalah penepatan janji-janji Anda. Satu hal yang membuat sebagian besar orang enggan mengikuti Anda adalah bila mereka tak sepenuhnya merasa yakin bahwa Anda akan membawa mereka kepada tujuan yang Anda janjikan.
4. Menyukai perubahan
Pemimpin adalah mereka yang melihat adanya kebutuhan akan perubahan, bahkan mereka bersedia untuk memicu perubahan itu. Sedangkan pengikut lebih suka untuk tinggal di tempat mereka sendiri. Pemimpin melihat adanya kebaikan di balik perubahan dan mengkomunikasikannya dengan para pengikut mereka. Jika Anda tidak berubah, Anda takkan berkembang. Itulah pola pikir seorang pemimpin yang menyukai perubahan.
5. Ulet dan pantang Menyerah
Kecenderungan dari pengikut adalah mereka menyerah saat sesuatunya menjadi sulit. Ketika mereka mencoba untuk yang ke dua atau ke tiga kalinya dan gagal, mereka lalu mencanangkan motto, “Jika Anda gagal di langkah pertama, menyerahlah dan lakukan sesuatu yang lain.” Jelas saja mereka melakukan itu, karena mereka bukan pemimpin. Para pemimpin itu tahu apa yang ada di balik tembok batu, dan mereka akan selalu berusaha menggapainya. Lalu mereka mengajak orang lain untuk terus berusaha. Dan jelas seorang tidak akan menyerah begitu saja. Ia tidak gentar dengan apa yang ia hadapi.
6. Berani menghadapi resiko
Kebanyakan orang menghindari resiko. Padahal, kapan pun kita mencoba sesuatu yang baru, kita harus siap menghadapi resiko dan tidak takut gagal. Keberanian untuk mengambil resiko adalah bagian dari pertumbuhan yang teramat penting. Para pemimpin menghitung resiko dan keuntungan yang ada di balik resiko. Sifat berani tersebut membuat ia selalu memanadang setiap kejadian adalah peluang dan kesempatan.
7. Berdedikasi dan komit
Para pengikut menginginkan seseorang yang lebih mencurahkan perhatian dan komitmen ketimbang diri mereka sendiri. Pengikut akan mengikuti pemimpin yang senantiasa bekerja dan berdedikasi karena mereka melihat betapa pentingnya pencapaian tugas-tugas dan tujuan.
Bagaimana ? dari ciri – ciri di atas, apakah salah satunya ada pada diri anda ? jika Anda seorang pemimpin dan belum memiliki ciri-ciri tersebut, tak ada salahnya perbaruilah diri Anda dengan pedoman tersebut.
Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur ?
Kenapa kita menutup mata ketika kita menangis ?
Kenapa kita menutup mata ketika kita membayangkan sesuatu ?
Kenapa kita menutup mata ketika kita berciuman ?
Hal hal yang terindah di dunia ini biasanya tidak terlihat
Ada hal hal yang tidak ingin kita lepaskan
dan ada orang orang yang tidak ingin kita tinggalkan
Tapi ingatlah, melepaskan bukan berarti akhir dari dunia
melainkan awal dari kehidupan yang baru
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah tersakiti
Kebahagiaan ada untuk mereka yang telah mencari dan telah mencoba
Karena merekalah yang bisa menghargai
Betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka
Cinta adalah ketika kamu menitikkan air mata, tetapi masih peduli
terhadapnya
Cinta adalah ketika dia tidak mempedulikanmu, tetapi kamu masih menunggunya dengan setia
Cinta adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih
bisa tersenyum sambil berkata , ” Aku turut berbahagia untukmu ”
Apabila cintamu tidak berhasil, bebaskanlah dirimu
Biarkanlah hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi
Ingatlah, kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..
Tetapi saat cinta itu dimatikan, kamu tidak perlu mati bersamanya..
Orang yang terkuat bukanlah orang yang selalu menang dalam segala hal
Tetapi mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh
Entah bagaimana, dalam perjalanan kehidupanmu,
Kamu akan belajar tentang dirimu sendiri dan suatu saat kamu akan
menyadari
Bahwa penyesalan tidak seharusnya ada di dalam hidupmu
Hanyalah penghargaan abadi atas pilihan pilihan kehidupan yang telah kau buat Yang seharusnya ada di dalam hidupmu
Sahabat sejati akan mengerti ketika kamu berkata, ” Aku lupa ”
Sahabat sejati akan tetap setia menunggu ketika kamu berkata, ”Tunggu sebentar ”
Sahabat sejati hatinya akan tetap tinggal, terikat kepadamu
ketika kamu berkata, ” Tinggalkan aku sendiri ”
Saat kamu berkata untuk meninggalkannya,
Mungkin dia akan pergi meninggalkanmu sesaat,
Memberimu waktu untuk menenangkan dirimu sendiri,
Tetapi pada saat saat itu, hatinya tidak akan pernah meninggalkanmu
Dan sewaktu dia jauh darimu, dia akan selalu mendoakanmu dengan air mata
Lebih berbahaya mencucurkan air mata di dalam hati
daripada air mata yang keluar dari mata kita
Air mata yang keluar dari mata kita dapat dihapus,
Sementara air mata yang tersembunyi,
Akan menggoreskan luka di dalam hatimu
yang bekasnya tidak akan pernah hilang
Walaupun dalam urusan cinta, kita sangat jarang menang,
Tetapi ketika cinta itu tulus…
meskipun mungkin kelihatannya kamu kalah,
Tetapi sebenarnya kamu menang karena kamu dapat berbahagia
sewaktu kamu dapat mencintai seseorang
Lebih dari kamu mencintai diri kamu sendiri…
Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang
Bukan karena orang itu berhenti mencintai kita
Atau karena ia tidak mempedulikan kita
Melainkan saat kita menyadari bahwa orang itu
Akan lebih berbahagia apabila kita melepasnya
Tetapi apabila kamu benar benar mencintai seseorang,
Jangan dengan mudah kita melepaskannya
Berjuanglah demi cintamu… Fight for your dream !
Itulah cinta yang sejati…
Bukannya seperti prinsip ” Easy come.. Easy go… ”
Lebih baik menunggu orang yang benar benar kamu inginkan
Daripada berjalan bersama orang ” yang tersedia ”
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai
Daripada orang yang berada di ” sekelilingmu ”
Lebih baik menunggu orang yang tepat
Karena hidup ini terlalu berharga dan terlalu singkat
Untuk dibuang dengan hanya ” seseorang ”
Atau untuk dibuang dengan orang yang tidak tepat
Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang paling
menyakiti hatimu
Dan kadang kala teman yang membawamu di dalam pelukannya
Dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari
Ucapan yang keluar dari mulut seseorang
Dapat membangun orang lain, tetapi dapat juga menjatuhkannya
Bila bukan diucapkan pada orang, waktu, dan tempat yang benar
Ini jelas bukan sesuatu yang bijaksana
Ucapan yang keluar dari mulut seseorang
Dapat berupa kebenaran ataupun kebohongan untuk menutupi isi hati
Kita dapat mengatakan apa saja dengan mulut kita
Tetapi isi hati kita yang sebenarnya tidak akan dapat dipungkiri
Apabila kamu hendak mengatakan sesuatu..
Tataplah matamu di cermin dan lihatlah kepada matamu
Dari situ akan terpancar seluruh isi hatimu
Dan kebenaran akan dapat dilihat dari sana
Sumber: NN.
Jayapura (2/10)---Sebanyak 18 mahasiswa asal Papua yang ikut
dalam Program Afirmatif Pendidikan Tinggi (Dikti) 2012 dari Unit
Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B), yang ditempatkan di
Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengaku merasa
terlantar. Sebab mereka merasa belum mendapat dukungan fasilitas
pendidikan, seperti asrama, biaya hidup, dan pendukung lainnya di
kampus.
Hal ini disampaikan Ketua Ikatan Mahasiswa Papua di NTB (IMAPA-NTB), Melky Sedek Samon. “Kami menilai progrma UP4B tak diseriusi secara baik dalam penanganan mahasiswa yang direkrut dengan berbagai disiplin ilmu di beberapa universitas ternama di seluruh indonesia,” katanya ke tabloidjubi.com lewat handpone, Selasa (2/10).
Menurut Melky, persoalan mendasar adalah tidak ada fasilitas pendukung yang disediakan awal untuk kepentingan kelanjutan mahasiswa-mahasiswa itu. “Misalnya seperti asrama, biaya hidup dan makan, biaya pendukung lain di kampus. Apalagi beberapa dari mereka sedang ambil ilmu kedokteran dan tidak pernah mengikuti praktek, dikarenakan tak ada biaya praktek dan buku-buku penunjang lainnya,” jelasnya.
Melky menjelaskan, para mahasiswa Papua yang baru masuk Universitas Mataram, NTB, masing-masing ada dua orang di Jurusan Kedokteran, tiga orang Jurusan Mesin, satu orang Jurusan Elektro, lima orang di Jurusan Teknik Sipil, tiga orang di Jurusan Pertanian, dan dua orang di Jurusan Ekonomi Akutansi. “Akibatnya, ada banyak mahasiswa ini berkeinginan balik ke Papua untuk masuk di universitas yang ada di Papua. Bahkan kini sudah ada dua orang yang pulang,” katanya.
Hal senada dibenarkan, Sekertaris IMAPA–NTB, Yulius Irsan Wou. Menurutnya, sejak awal rombongan mahasiswa baru ini dari Papua dan tiba di Mataram pada tanggal 7 September 2012, semua aktivitas berjalan baik, apakah di kampus ataukah masalah biaya praktek dibiayai oleh mahasiswa sendiri.
“Sementara setiap rumah kos yang ditempati para mahasiswa biaya per bulannya dari Rp 500 ribu hingga Rp 900 ribu per bulan. Sehingga mempengaruhi proses belajar di kampus. Bahkan nantinya, jika tak mampu membayar, pasti akan dikeluarkan dari kampus,” kata Yulius.
Menurut Yulius, mahasiswa yang ada saat ini sudah tak punya biaya lagi, sehingga sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah, terutama dalam program ini. “Semoga ada keberpihakan yang jelas dan perhatian dalam program ini, sehingga mahasiswa yang ada tidak terlantar,” harapnya.
Sekadar diketahui, Program Afirmatif Dikti 2012 yang diprakarsai UP4B pada Agustus 2012, telah meminta sebanyak 31 rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se Indonesia berada di Papua untuk menerima 747 putera-puteri calon mahasiswa asli Papua, yang lolos seleksi program itu.
Para calon mahasiswa ini akan menempuh pendidikan strata 1 (S1) atau sarjana di berbagai PTN di luar Papua dengan mendapatkan beasiswa dari Dirjen Pendidikan Tinggi. Mereka memilih salah satu dari 40 program pendidiakn, diantaranya kedokteran, teknik, arsitektur, akutansi, peternakan, statistika dan berbagai bidang lainya.
Menanggapi hal ini, sebagaimana dijelaskan dalam group jejaring sosial facebook untuk UP4B, dijelaskan berulang kali telah disampaikan bahwa UP4B bukanlah sebuah lembaga eksekutor (pelaksana). Sehingga UP4B tidak memiliki program dan dana, yang memiliki program dan dana adalah pemerintah daerah dan kementerian/lembaga.
Peranan UP4B adalah sebagai pemerakarsa atau inisiator Program Afirmatif Dikti 2012 berperan sebagai fasilitator pertemuan antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dirjen Dikti, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) dengan Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten/Kota untuk Program Afirmatif Dikti 2012. Juga hanya mengadakan seleksi dan memutuskan penerimaan calon para mahasiswa adalah masing-masing PTN melalui rapat-rapat MRPTNI.
Disampaikan pula, beberapa klarifikasi beberapa hal mengenai Program Afirmatif Dikti 2012, diantaranya, pemberian beasiswa dalam bentuk pembebasan uang pangkal dan uang kuliah/ SPP selama 4 tahun sudah diberikan oleh PTN penerima (ini bisa mencapai ratusan juta rupiah). Biaya pendidikan di PTN akan ditanggung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
“Biaya keberangkatan putra-putri asli Papua ke PTN tujuan diberikan oleh Pemerintah Daerah Provinsi. Ada beberapa diantaranya Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota yang memberikan bantuan tiket dan uang saku saat putra-putri mereka berangkat,” demikian tulisan dari jejaring sosial di UP4B facebook group. Sedangkan beberapa staf UP4B yang dipercayakan, saat dihubungi belum sempat memberikan penjelasan.
Pada bagian lain, dijelaskan pula oleh lembaga yang dipimpin Bambang Dharmono sebagai pimpinan UP4B, bahwa dana Bantuan Jatah Hidup untuk 6 bulan pertama sebesar Rp 600-800 ribu per bulan, tempat tinggal dan transportasi diberikan oleh Dikti yang selanjutnya bulan ke-7 (tujuh), dan seterusnya harus sudah ditanggung oleh Pemerintah Daerah Provinsi.
Beberapa minggu terakhir ini mereka sedang merealokasi budget untuk bantuan jatah hidup tersebut dan ini butuh waktu. Inilah masa kritis dan banyak putra-putri asli Papua ini yang tidak tahan dan pulang. (Jubi/Eveerth Joumilena)
Sumber: tabloidjubi
Hal ini disampaikan Ketua Ikatan Mahasiswa Papua di NTB (IMAPA-NTB), Melky Sedek Samon. “Kami menilai progrma UP4B tak diseriusi secara baik dalam penanganan mahasiswa yang direkrut dengan berbagai disiplin ilmu di beberapa universitas ternama di seluruh indonesia,” katanya ke tabloidjubi.com lewat handpone, Selasa (2/10).
Menurut Melky, persoalan mendasar adalah tidak ada fasilitas pendukung yang disediakan awal untuk kepentingan kelanjutan mahasiswa-mahasiswa itu. “Misalnya seperti asrama, biaya hidup dan makan, biaya pendukung lain di kampus. Apalagi beberapa dari mereka sedang ambil ilmu kedokteran dan tidak pernah mengikuti praktek, dikarenakan tak ada biaya praktek dan buku-buku penunjang lainnya,” jelasnya.
Melky menjelaskan, para mahasiswa Papua yang baru masuk Universitas Mataram, NTB, masing-masing ada dua orang di Jurusan Kedokteran, tiga orang Jurusan Mesin, satu orang Jurusan Elektro, lima orang di Jurusan Teknik Sipil, tiga orang di Jurusan Pertanian, dan dua orang di Jurusan Ekonomi Akutansi. “Akibatnya, ada banyak mahasiswa ini berkeinginan balik ke Papua untuk masuk di universitas yang ada di Papua. Bahkan kini sudah ada dua orang yang pulang,” katanya.
Hal senada dibenarkan, Sekertaris IMAPA–NTB, Yulius Irsan Wou. Menurutnya, sejak awal rombongan mahasiswa baru ini dari Papua dan tiba di Mataram pada tanggal 7 September 2012, semua aktivitas berjalan baik, apakah di kampus ataukah masalah biaya praktek dibiayai oleh mahasiswa sendiri.
“Sementara setiap rumah kos yang ditempati para mahasiswa biaya per bulannya dari Rp 500 ribu hingga Rp 900 ribu per bulan. Sehingga mempengaruhi proses belajar di kampus. Bahkan nantinya, jika tak mampu membayar, pasti akan dikeluarkan dari kampus,” kata Yulius.
Menurut Yulius, mahasiswa yang ada saat ini sudah tak punya biaya lagi, sehingga sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah, terutama dalam program ini. “Semoga ada keberpihakan yang jelas dan perhatian dalam program ini, sehingga mahasiswa yang ada tidak terlantar,” harapnya.
Sekadar diketahui, Program Afirmatif Dikti 2012 yang diprakarsai UP4B pada Agustus 2012, telah meminta sebanyak 31 rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se Indonesia berada di Papua untuk menerima 747 putera-puteri calon mahasiswa asli Papua, yang lolos seleksi program itu.
Para calon mahasiswa ini akan menempuh pendidikan strata 1 (S1) atau sarjana di berbagai PTN di luar Papua dengan mendapatkan beasiswa dari Dirjen Pendidikan Tinggi. Mereka memilih salah satu dari 40 program pendidiakn, diantaranya kedokteran, teknik, arsitektur, akutansi, peternakan, statistika dan berbagai bidang lainya.
Menanggapi hal ini, sebagaimana dijelaskan dalam group jejaring sosial facebook untuk UP4B, dijelaskan berulang kali telah disampaikan bahwa UP4B bukanlah sebuah lembaga eksekutor (pelaksana). Sehingga UP4B tidak memiliki program dan dana, yang memiliki program dan dana adalah pemerintah daerah dan kementerian/lembaga.
Peranan UP4B adalah sebagai pemerakarsa atau inisiator Program Afirmatif Dikti 2012 berperan sebagai fasilitator pertemuan antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dirjen Dikti, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) dengan Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten/Kota untuk Program Afirmatif Dikti 2012. Juga hanya mengadakan seleksi dan memutuskan penerimaan calon para mahasiswa adalah masing-masing PTN melalui rapat-rapat MRPTNI.
Disampaikan pula, beberapa klarifikasi beberapa hal mengenai Program Afirmatif Dikti 2012, diantaranya, pemberian beasiswa dalam bentuk pembebasan uang pangkal dan uang kuliah/ SPP selama 4 tahun sudah diberikan oleh PTN penerima (ini bisa mencapai ratusan juta rupiah). Biaya pendidikan di PTN akan ditanggung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
“Biaya keberangkatan putra-putri asli Papua ke PTN tujuan diberikan oleh Pemerintah Daerah Provinsi. Ada beberapa diantaranya Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota yang memberikan bantuan tiket dan uang saku saat putra-putri mereka berangkat,” demikian tulisan dari jejaring sosial di UP4B facebook group. Sedangkan beberapa staf UP4B yang dipercayakan, saat dihubungi belum sempat memberikan penjelasan.
Pada bagian lain, dijelaskan pula oleh lembaga yang dipimpin Bambang Dharmono sebagai pimpinan UP4B, bahwa dana Bantuan Jatah Hidup untuk 6 bulan pertama sebesar Rp 600-800 ribu per bulan, tempat tinggal dan transportasi diberikan oleh Dikti yang selanjutnya bulan ke-7 (tujuh), dan seterusnya harus sudah ditanggung oleh Pemerintah Daerah Provinsi.
Beberapa minggu terakhir ini mereka sedang merealokasi budget untuk bantuan jatah hidup tersebut dan ini butuh waktu. Inilah masa kritis dan banyak putra-putri asli Papua ini yang tidak tahan dan pulang. (Jubi/Eveerth Joumilena)
Sumber: tabloidjubi
SEBUAH peristiwa ritual
yang dirayakan oleh masyarakat Debey di Tadouto pada tanggal 9 Mei merupakan
suatu perayaam tahunan yang selalu diperingati oleh warga setempat. Pesta
ritual itu memperingati seorang tokoh Totamana yang mengajarkan Firman Tuhan
sebelum para misionaris menapaki wilayah Mee (Paniai).
Sebut saja Wodeyokaipouga muncul dengan kegagahan alamiah
dalam mengajarkan Totamana di kampungnya. (Tadauto). Sekalipun secara resmi
belum dikenal sebab sejak ia memulai ajar ajaran Totamana itu tidak pernah
keluar. Dan seluruh ajarannya merupakan hasil hubungan dengan alam setempat.
Dia mengajarkan totamana firman Allah. Totamana artinya firman
Allah yang berakar dari alam. Wodeyokaipougaa mengenal firman Allah tidak
melalui sebuah pendidikan resmi, atau oleh para misionaris ataupun pendidikan
bentuk lain. Ini sebuah kisah yang belum dicatat oleh khalayak umum namun oleh
masyarakat setempat memahami dan apa yang dilakukan sejak kala adalah ajaran
Allah yang disepernukan oleh Firman melalui para misionaris.
Menurut kak Kandung Bobamoye Bobii yang adalah saksi mata
mencerita kisah yang dilakukan oleh kakak kandung Wodeyokapouga, bahwa sejak
dilahir dia memiliki keunikan. Banyak tanda-tanda yang dapat kita jumpa dikalah
itu. Bahkan ketika berumur 3 tahun hilang selama 5 malam. Orangnya bersama
sanak saudara beserta masyarakat dikampung itu mendapatkannya dalam rerumputan.
Selang setahun kemudian ia berkembang dan melakukan berbagaikegiatan yang
intinya adalah mengajarkan firman Allah versi budaya. Berbagai kegiatan itu
diajarkannya. Di wilayah Deiyai bahkan pada umumnya di Paniai agama bisa
dikenal setelah masyarakat Mee dahulu mengenal Firman melalui ajaran-ajaran
versi budaya.
Banyak tokoh agama yang bisa dikenal di wilayah Deiyai (Tigi)
semisal, Zakeus Pakage, Karel Gobay (paniai) dan beberapa tokoh lainnya, namun
mereka dikenal setelah pergi bersama para misionaris disekolahkan luar Papua.
Sedangkan Wodeyoka tidak hanya melalui hubungan intim dengan Allah. Selain itu
tokoh yang belum dikenal ini selama melakukan ajarannya tidak pernah menemui
para misionaris baik Katolik ataupun Zending.
Perjalanan peringatan ini sudah dan selalu dirayakan secara
keluarga. Ada faktor alasan bagi keluarga untuk peringatan itu terbatas. Namun
sejak 2 tahun lalu mulai dikenal. Bahkan berbagai kalangan berdatangan untuk
menyaksikan peristiwa itu. Keunikan dilakukan itu dapat dilihat dalam beberapa
aspek, pertama aspek kebersamaan. Persatuan dan kesatuan keluarga besar Tadouto
dapat dilihat dalam berbagai kegiatan, diantaranya mereka memiliki kelompok
Perikanan, Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, kebersihan, perekonomian, dan
kebersihan. Semua aspek ini diketuai oleh masing-masing ketua, bahkab hari kerja
telah terjadwal. Setiap hari yang telah ditentukan diwajibkan untuk memgambil
bagian dalam kebersamaan.
Selain itu bidang keagamaan (Totamana) diajatkan ayat-ayat
hafalan, lagu-lagu rohani, serta mereka mengenal Allah sekalipun dikalah itu
misionaris belum menapaki wilayah itu. Kenangan dalam perayaan itu kita simak
dalam drama yang diperagakan oleh masyarakat setempat. Dalam drama itu mereka
mengisahkan perjalanan ajaran hingga Wodeyoka Bobii diolok-dieluk-elukan oleh
para serdadu Belanda. Tidak hanya oleh serdadu akan tetapi sebagian besar warga
sekitarnya menamakannya sebagai pengajar ajaran sesat. Hal itu wajar dinilai
demikian pasalnya pada waktu itu belum mengenal atas ajaran Allah yang oleh
Wodeyoka .
Peristiwa yang dapat kita memaknai adalah ke-tokoh-annya belum
dikenal. Namun oleh warganya (famili) tidak mau di publikasikan sebab, menurut
marga Bobii memaknai bahwa ajaran Totamana adalah peristiwa yang sakrar.




