Oeh. Ipouga Dogomo
seseorang Bijak berpandangan hidup ini seperti roda. Kadang di atas terkadang di bawah. Seseorang musisi berpandangan bahwa hidup ini seperti alunan lagu dan syair pada puisi. terkadang tinggi terkadang rendah. Dua sundut pandang yang berbeda tetapi sama pengertiaanya. tapi itu kan masih sebuah asumsi dan persepsi mereka. Lain, orang lain pemikirannya.apakah benar ini kehidupan ?? atau apa yang kita bilang kematian malah itu kehidupan?. Tidak mempunyai kriteria yang pasti. kita bisa bilang itu cabai karena mempunyai rasa pedas dan mempunyai suatu ciri-ciri. Bagimana dengan keadaan in yang kita sebut sebagai kehidupan?? apa sudah pasti benar?jadi yang mana yang benar? Apakah kehidupan ini nyata?? coba kita tutup mata,,hilang semuanya..jadi ini apa?? ini semua masih asumsi manusia semua..
kenapa sebuah asumsi dan sebuah persepsi ini kita menjalankannya sangat serius sekali?? sampai-sampai kita tidak bisa menikmatinya. “Sesungguhnya manusia adalah mahluk yang merugi”. Merugi karena apa?? karena serius dengan hal yang belum pasti.
Anggap saja apa yang kita bilang kehidupan adalah sebuah permainan. Jadi kita menghadapinya tidak terlalu serius. Serius atau pun tidak serius dalm kehidupan tetntu tetap saja kehidupan. Hidup ini memang permainan. Permainan emosi, Pikiran , Panca Indra dan Rasa . Apabila 4 hal pokok itu di tiadakan bagaimana jadinya KEHIDUPAN? . dan yang tambah seru lagi adanya uang di dalam permainan ini. Sesungguh kehidupan ini lebih seru dari sebuah vidio game yang berteknologi tinngi tapi, ini semua kembali Manusianya dalam pemahaman dan penangkapan terhadap objek yang di lalui.
Aku makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan. Sama saja dengan permainkan uang maka anda akan kaya jangan uang yang mempermainkan anda, Dan anda mengejar dunia, bukan dunia mengejar anda,,bagaimana caranya? renungkan dan pikirkanlah sebelum melangkah ke tahpan berikut namun, dalam tahapan permainan hidup masing2 memiliki pola dan metode yang berbeda tapi, memiliki sikap optimis terhadap objek problematica.
Karena semua kembali ke diri masih- masing. maka hal yang wajib dan harus di ketahui adalah mengenali jati diri. “who am I ? ” – siapa … aku??. kenali dulu jati dirimu maka pasti kita akan mengejar dunia.
Kenali dahulu diri kita sendiri sebelum mengenali orang lain.perintah diri sendiri dulu sebelum memerintah orang lain, sebab dinamika perubahan hidup berawal dari sendiri sebelum mempengaruhi orang lain.
seseorang Bijak berpandangan hidup ini seperti roda. Kadang di atas terkadang di bawah. Seseorang musisi berpandangan bahwa hidup ini seperti alunan lagu dan syair pada puisi. terkadang tinggi terkadang rendah. Dua sundut pandang yang berbeda tetapi sama pengertiaanya. tapi itu kan masih sebuah asumsi dan persepsi mereka. Lain, orang lain pemikirannya.apakah benar ini kehidupan ?? atau apa yang kita bilang kematian malah itu kehidupan?. Tidak mempunyai kriteria yang pasti. kita bisa bilang itu cabai karena mempunyai rasa pedas dan mempunyai suatu ciri-ciri. Bagimana dengan keadaan in yang kita sebut sebagai kehidupan?? apa sudah pasti benar?jadi yang mana yang benar? Apakah kehidupan ini nyata?? coba kita tutup mata,,hilang semuanya..jadi ini apa?? ini semua masih asumsi manusia semua..
kenapa sebuah asumsi dan sebuah persepsi ini kita menjalankannya sangat serius sekali?? sampai-sampai kita tidak bisa menikmatinya. “Sesungguhnya manusia adalah mahluk yang merugi”. Merugi karena apa?? karena serius dengan hal yang belum pasti.
Anggap saja apa yang kita bilang kehidupan adalah sebuah permainan. Jadi kita menghadapinya tidak terlalu serius. Serius atau pun tidak serius dalm kehidupan tetntu tetap saja kehidupan. Hidup ini memang permainan. Permainan emosi, Pikiran , Panca Indra dan Rasa . Apabila 4 hal pokok itu di tiadakan bagaimana jadinya KEHIDUPAN? . dan yang tambah seru lagi adanya uang di dalam permainan ini. Sesungguh kehidupan ini lebih seru dari sebuah vidio game yang berteknologi tinngi tapi, ini semua kembali Manusianya dalam pemahaman dan penangkapan terhadap objek yang di lalui.
Aku makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan. Sama saja dengan permainkan uang maka anda akan kaya jangan uang yang mempermainkan anda, Dan anda mengejar dunia, bukan dunia mengejar anda,,bagaimana caranya? renungkan dan pikirkanlah sebelum melangkah ke tahpan berikut namun, dalam tahapan permainan hidup masing2 memiliki pola dan metode yang berbeda tapi, memiliki sikap optimis terhadap objek problematica.
Karena semua kembali ke diri masih- masing. maka hal yang wajib dan harus di ketahui adalah mengenali jati diri. “who am I ? ” – siapa … aku??. kenali dulu jati dirimu maka pasti kita akan mengejar dunia.
Kenali dahulu diri kita sendiri sebelum mengenali orang lain.perintah diri sendiri dulu sebelum memerintah orang lain, sebab dinamika perubahan hidup berawal dari sendiri sebelum mempengaruhi orang lain.

0 komentar